Archive for 2016
CERITA LUCU Part 1
1. Cerita Lucu Mukidi: Surga atau Neraka
Bu Guru: “Anak-anak. Siapa yang mau masuk surga?”
Anak-anak: (Dengan serempak) “Sayaa!”
Mukidi: (Lagi duduk di belakang hanya diam saja).
Bu Guru: “Siapa yang mau masuk neraka?”
Anak-anak: “Tidak mauu!”
Mukidi: (Tetap diam saja).
Bu guru: (Mendekat) “Mukidi, kamu mau masuk surga atau neraka?”
Mukidi: “Tidak kedua-duanya Bu Guru.”
Bu Guru: “Kenapa?”
Mukidi: “Habis waktu ayah saya mau meninggal, beliau berpesan. Mukidi, apapun yang terjadi kamu harus masuk TENTARA.
2. Cerita Lucu Mukidi Bantu Nenek
Mukidi melihat mbah Kartinem sedang kebingungan di kantor pos.
Mukidi: “Bisa saya bantu nek?”
Nenek: “Tolong pasangin perangko sama tulis alamatnya nak.”
Mukidi: “Ada lagi nek?”
Nenek: “Bisa bantuin tulis isi suratnya sekalian?”
Mukidi: (Mengangguk).
(Si mbah lalu mendiktekan surat sampai selesai).
Mukidi: “Cukup nek?”
Nenek: “Satu lagi nak. Tolong di bawah ditulis, maaf tulisan nenek jelek.”
1. Cerita Lucu Mukidi: Surga atau Neraka
Bu Guru: “Anak-anak. Siapa yang mau masuk surga?”
Anak-anak: (Dengan serempak) “Sayaa!”
Mukidi: (Lagi duduk di belakang hanya diam saja).
Bu Guru: “Siapa yang mau masuk neraka?”
Anak-anak: “Tidak mauu!”
Mukidi: (Tetap diam saja).
Bu guru: (Mendekat) “Mukidi, kamu mau masuk surga atau neraka?”
Mukidi: “Tidak kedua-duanya Bu Guru.”
Bu Guru: “Kenapa?”
Mukidi: “Habis waktu ayah saya mau meninggal, beliau berpesan. Mukidi, apapun yang terjadi kamu harus masuk TENTARA.
2. Cerita Lucu Mukidi Bantu Nenek
Mukidi melihat mbah Kartinem sedang kebingungan di kantor pos.
Mukidi: “Bisa saya bantu nek?”
Nenek: “Tolong pasangin perangko sama tulis alamatnya nak.”
Mukidi: “Ada lagi nek?”
Nenek: “Bisa bantuin tulis isi suratnya sekalian?”
Mukidi: (Mengangguk).
(Si mbah lalu mendiktekan surat sampai selesai).
Mukidi: “Cukup nek?”
Nenek: “Satu lagi nak. Tolong di bawah ditulis, maaf tulisan nenek jelek.”
DIBALIK KISAH MALL KLENDER
by syahrul m aziz18 Tahun tragedi Mei 1998 berlalu, kisah Mall Klender masih melekat di hati para keluarga korban. Kamu percaya, kalau banyak orang bilang arwah para korban masih tinggal dan gentayangan disana? Mall Klender ini dulunya bernama Mall Yogya, merupakan salah satu tempat yang paling parah terkena amukan massa. Mall yang menyimpan sisa-sisa kenangan tragedi Mei 98 itu masih gagah berdiri hingga kini, Mall Citra Klender nama lengkapnya.

Peristiwa
kala itu dipicu oleh aksi demonstrasi masyarakat Indonesia untuk
melengserkan pemerintahan Presiden Soeharto. Tapi nyatanya, malah
berujung malapetaka bagi ribuan orang tak bersalah. Miris. Mall Klender
sendiri merupakan salah satu tempat terparah yang menjadi sasaran amuk
massa. Namun, ada yang bilang juga, terbakarnya mall yang terletak di
Jakarta Timur ini menyimpan sebuah fakta terselubung di dalamnya.
Seperti pengakuan Ibu Atin, seorang pedagang makanan yang berlokasi tepat di samping mall tersebut. Dilansir dari okezone, menurutnya peristiwa itu merupakan sebuah aksi pembunuhan berencana yang dilakukan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab.

Masih
versi Ibu Atin. Pada saat itu, ada beberapa truk berisikan pasukan
berambut cepak yang mengenakan seragam seperti layaknya tentara. Mereka
lalu melempari kaca mall dengan batu hingga hancur berantakan. Sebelum
terjadi aksi pelemparan tersebut, seluruh karyawan mall sudah diminta
pulang ke rumah masing-masing oleh atasannya. Kejadian itu pun tak pelak
mengundang perhatian warga setempat dan anak-anak sekolah yang baru
pulang.

Berikut
ada beberapa cerita seram soal Mall Klender. Percaya nggak percaya, ya
ini kata mereka. Pertama, dilansir merdeka.com, cerita datang dari
Sunarto (38), warga Kampung Bulak yang masih di kawasan Klender. Dia
mengatakan, seminggu setelah pembakaran yang menewaskan ratusan orang
itu, warga dikejutkan dengan penampakan makhluk halus di sekitar pusat
perbelanjaan. Ada suara minta tolong, sosok perempuan hamil yang
badannya terbakar, ada anak kecil tengah malam yang bermain di jalan.
Tak selesai sampai disitu, ada juga beberapa sopir angkutan umum yang menjadi korban arwah gentayangan. Bahkan, sopir bajaj katanya pernah mengantar penumpang hingga ke lantai 6. Kala itu, si sopir bajaj nggak tahu kalau mall itu sudah terbakar. Padahal, mal itu sudah ditutupi seng semua, tapi bajaj itu beneran bisa sampai di lantai 6. Gimana menurutmu? Parahnya, duit yang dikasih penumpang itu setelah diperiksa berubah jadi daun. Ngeri nggak tuh?

Salah
seorang karyawan disana kerap dirasuki oleh makhluk halus. Sebutlah
Rosma, salah seorang karyawan Mall Klender yang kerap jadi korban
kerasukan. Kejadian itu, sering dialaminya jika dalam kondisi sakit,
capek, dan datang bulan. Jika sudah begitu, biasanya Rosma akan dibawa
ke dalam sebuah ruangan yang sering digunakan untuk peristirahatan para
karyawan. Dia akan diobati dan dibacakan doa. Saat kerasukan, dia selalu
berteriak-berteriak, semua karyawan pun hafal kalau Rosma memiliki
‘bakat’ untuk merasakan hal-hal ghaib yang tidak dapat dirasakan oleh
orang biasa.
Karena sering terjadinya kejadian aneh disana, pihak Mall Klender pun mewajibkan pelaksanaan pengajian setiap hari Jumat. Sebelum mall buka, dan setelah tutup. Pernah ada kejadian aneh, ketika karyawan sedang melakukan rapat untuk memindah jadwal pengajian. Waktu itu mereka berencana akan memindahkan jadwal pengajiannya. Namun tiba-tiba, kaca di ruangan rapat pecah sendiri tanpa sebab. Sejak kejadian itulah, Mall Klender menetapkan hari Jumat sebagai jadwal rutin pengajian. Apa mungkin ya keluarga korban kurang mendoakan mereka? Semoga para korban tenang disana, ya..

Aura
negatif pertama ada di lantai tiga. Saat tragedi Mei 98, lantai tiga
ini dijadikan tempat untuk meletakkan ratusan mayat korban kebakaran.
Pada saat itu, nyaris semuanya dalam keadaan terbakar hangus. Di lantai
ini, pengunjung dan karyawan sering mendapati penampakan wanita berambut
panjang yang suka menampakkan diri sedang menyisir rambutnya ke arah
depan wajahnya.
Spot kedua ialah kamar ganti. Banyak kejadian aneh nan tak masuk akal kerap terjadi di hampir seluruh kamar mandi mall tersebut. Pernah suatu hari, karyawan harus mengepel lantai berulang kali setelah melihat jejak-jejak kaki berwarna hitam memenuhi ruangan kamar ganti hingga di bagian pintu masuknya. Kadang ada juga suara anak kecil yang sedang riuh bermain.
Basement 1 dan 2 pun memiliki aura negatif juga. Alasannya sih karena tempat itu jarang dihuni. Sosok pria bertubuh tinggi besar seringnya menampakkan diri di pojok-pojok ruangan. Terakhir, lift di mall Klender juga terkesan menyeramkan. Sebelumnya, lift disana untuk mengangkut pengunjung. Tapi pasca tragedi itu, hanya untuk mengangkut barang, dan hanya beroperasi hingga pukul 17.00. Seringkali terdengar orang berteriak minta tolong dari dalam lift, padahal di dalamnya tak pernah ada orang.

Mall
yang memiliki enam lantai ini, memang lebih terkesan sepi pengunjung,
tak seperti mall kebanyakan pada umumnya. Cobalah kamu tengok kesana,
kamu hanya akan mendapati segelintir pengunjung saja yang nampak asik
memilih-milih barang di beberapa bagian mal itu. Katanya sih, sebelum
tragedi 98, mall Klender termasuk pusat perbelanjaan yang sangat ramai
dikunjungi masyarakat sekitar. Bahkan, saat pertama diresmikan, ratusan
pengunjung rela datang dan berdesak-desakan. Sudah nangkep maksudnya
kan? Hal itu sudah berbanding terbalik dengan kondisi dan keadaan saat
ini. Sudah sepi, aktivitasnya tak lagi seberarti dulu lagi.
Ya, ini sekilas cerita sejarah Mall Klender terkait tragedi 98, dan bagaimana kondisinya saat ini. Ratusan korban yang meninggal kala itu akhirnya dimakamkan secara massal di daerah Pondok Rangon, Jakarta Timur. Dan hingga saat ini, masih banyak keluarga korban yang menuntut Pemerintah Indonesia untuk mengusut tuntas tragedi Mei 98 itu. Duhai Pemerintah, tolong didengarkan ya aspirasi keluarga korban. Buat keluarga korban, yang sabar ya. Dan arwah gentayangan, semoga tenang di sana ya…
by syahrul m aziz18 Tahun tragedi Mei 1998 berlalu, kisah Mall Klender masih melekat di hati para keluarga korban. Kamu percaya, kalau banyak orang bilang arwah para korban masih tinggal dan gentayangan disana? Mall Klender ini dulunya bernama Mall Yogya, merupakan salah satu tempat yang paling parah terkena amukan massa. Mall yang menyimpan sisa-sisa kenangan tragedi Mei 98 itu masih gagah berdiri hingga kini, Mall Citra Klender nama lengkapnya.
Kamu mau tahu kronologi kejadian 18 tahun silam? Sampai sekarang, tragedi itu belum diusut tuntas, termasuk insiden kebakaran di Mall Klender. Mungkin hal itu yang membuat tempat ini makin angker

ini lho mall klender di Jakarta Timur
Seperti pengakuan Ibu Atin, seorang pedagang makanan yang berlokasi tepat di samping mall tersebut. Dilansir dari okezone, menurutnya peristiwa itu merupakan sebuah aksi pembunuhan berencana yang dilakukan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab.
Kalau kamu pas tahun itu belum ada di dunia, kamu bisa menyimak peristiwa mengenaskan itu melalui cerita ini. Jangan sampai kejadian lagi ya, semoga

kebakarannya memang dahsyat banget, semoga nggak ada keluarga korban yang belum ikhlas
“Sekitar pukul 10.00, orang-orang berbondong-bondong memasuki mall lewat celah-celah kaca yang sudah hancur dilempari pria berambut cepak itu,” jelas Atin dilansir okezone.Tak hanya dijarah, pasukan berambut cepak itu kemudian membakar beberapa ban dan melemparkannya ke arah mall. Nampaknya, mereka memang sengaja menunggu mall penuh dan baru melempar dengan ban bakar serta bom molotov. Kejadian kala itu sekitar pukul 15.00. Setelahnya, sudah tahu kan apa yang terjadi? Kebakaran. Kobaran api dan asap hitam membumbung dari sana.
Ratusan orang tewas lantaran tak menemukan jalan keluar. Banyak yang loncat, walau tak ada jaminan selamat. Karena inilah, sampai sekarang banyak kejadian aneh di Klender

ini jenazah korban kebakaran, 18 tahun silam
Tak selesai sampai disitu, ada juga beberapa sopir angkutan umum yang menjadi korban arwah gentayangan. Bahkan, sopir bajaj katanya pernah mengantar penumpang hingga ke lantai 6. Kala itu, si sopir bajaj nggak tahu kalau mall itu sudah terbakar. Padahal, mal itu sudah ditutupi seng semua, tapi bajaj itu beneran bisa sampai di lantai 6. Gimana menurutmu? Parahnya, duit yang dikasih penumpang itu setelah diperiksa berubah jadi daun. Ngeri nggak tuh?
Kalau tadi versi warga, ini versi karyawan. Kejadian kerasukan sudah tak lagi terbantahkan. Pengajian pun sudah rutin diselenggarakan

ini penampakan Mal Klender sebelum direnovasi
Karena sering terjadinya kejadian aneh disana, pihak Mall Klender pun mewajibkan pelaksanaan pengajian setiap hari Jumat. Sebelum mall buka, dan setelah tutup. Pernah ada kejadian aneh, ketika karyawan sedang melakukan rapat untuk memindah jadwal pengajian. Waktu itu mereka berencana akan memindahkan jadwal pengajiannya. Namun tiba-tiba, kaca di ruangan rapat pecah sendiri tanpa sebab. Sejak kejadian itulah, Mall Klender menetapkan hari Jumat sebagai jadwal rutin pengajian. Apa mungkin ya keluarga korban kurang mendoakan mereka? Semoga para korban tenang disana, ya..
Walau Mall Klender dikenal angker oleh masyarakat, namun sebenarnya ada spot atau area yang paling angker di dalamnya. Simak nih sebenernya yang mana aja sih?

jadi, jangan harap kamu bisa naik lift di Klender. atau kamu nggak bisa keluar?
Spot kedua ialah kamar ganti. Banyak kejadian aneh nan tak masuk akal kerap terjadi di hampir seluruh kamar mandi mall tersebut. Pernah suatu hari, karyawan harus mengepel lantai berulang kali setelah melihat jejak-jejak kaki berwarna hitam memenuhi ruangan kamar ganti hingga di bagian pintu masuknya. Kadang ada juga suara anak kecil yang sedang riuh bermain.
Basement 1 dan 2 pun memiliki aura negatif juga. Alasannya sih karena tempat itu jarang dihuni. Sosok pria bertubuh tinggi besar seringnya menampakkan diri di pojok-pojok ruangan. Terakhir, lift di mall Klender juga terkesan menyeramkan. Sebelumnya, lift disana untuk mengangkut pengunjung. Tapi pasca tragedi itu, hanya untuk mengangkut barang, dan hanya beroperasi hingga pukul 17.00. Seringkali terdengar orang berteriak minta tolong dari dalam lift, padahal di dalamnya tak pernah ada orang.
Karena angkernya Mall ini, jangan heran kalau Mall Klender jadi sepi pengunjung. Daripada nggak bisa tidur, mungkin mereka milih menghindar ya..

kasian, jadi ndak punya pelanggan kalau begini kan. apalagi kalau malam Jumat, udah sepi banget emang via
Ya, ini sekilas cerita sejarah Mall Klender terkait tragedi 98, dan bagaimana kondisinya saat ini. Ratusan korban yang meninggal kala itu akhirnya dimakamkan secara massal di daerah Pondok Rangon, Jakarta Timur. Dan hingga saat ini, masih banyak keluarga korban yang menuntut Pemerintah Indonesia untuk mengusut tuntas tragedi Mei 98 itu. Duhai Pemerintah, tolong didengarkan ya aspirasi keluarga korban. Buat keluarga korban, yang sabar ya. Dan arwah gentayangan, semoga tenang di sana ya…
CERITA HOROR 2
Dua hantu bertemu dan bercerita bagaimana mereka mati.
Dua hantu bertemu dan bercerita bagaimana mereka mati.
Hantu 1: “Bagaimanakah cara kamu mati?”
Hantu 2: “Aku mati akibat kedinginan.”
Hantu 1: “Bagaimanakah bisa kau mati dalam kedinginan itu?”
Hantu
2: “Sebenarnya aku terkurung dalam lemari es, mula-mula aku cuma
menggigil, setelah itu anggota tubuhku mulai membeku, kemudian aku
merasa dunia menjadi gelap dan akhirnya.. Mati. Tapi aku merasa
bersyukur karena aku mati tanpa banyak kesakitan.”
Hantu 1: “Ishhh, Kasian deh lu!”
Hantu 2: “Kalau kamu, bagaimana cara kamu mati?”
Hantu 1: “Aku kena serangan jantung.”
Hantu 2: “Oooo.. Kok bisa kena serangan jantung?”
Hantu
1: “Sebenarnya aku menangkap basah istriku sedang selingkuh. Pada suatu
hari, aku pulang ke rumah agak cepat. Aku melihat ada celana dalam
lelaki dekat depan pintu. Aku tahu pasti isteriku sedang bermesraan
dengan laki-laki lain. Aku berlari masuk kamar tidur, cuma ada isteri ku
seorang. Aku tahu pasti laki-laki itu bersembunyi dekat-dekat situ. Aku
lari masuk kamar mandi, nggak ada juga, kemudian aku lari ke tingkat
bawah, aku cari di gudang, nggak ada, aku lari naik lagi ke tingkat atas
tadi, tapi gara-gara aku kecapekan, aku kena serangan jantung, memang
sakit dan akhirnya. Aku mati.”
Hantu 2: “Alamak, Kenapa nggak kau cari di lemari eeeess? Kalau nggak, kan kita masih hidup sekarang! Bodoh!
